Kisah Inspiratif
![]() |
| stocksnap.io |
~ Surat cinta ayah untuk keluarga ~
Ada 6 orang laki-laki yang bersahabat akrab.Yang pertama, menjadi seorang Rohaniawan, yang kedua menjadi seorang Bankir, yang ketiga enjadi seorang pengacara, yang keempat menjadi seorang Dokter spesialis jantung, yang kelima menjadi seorang pengusaha, yang keenam menjadi agen asuransi.
Ditengah kesibukan masing-masing mereka berenam sering meluangkan waktu sekedar minum kopi bersama, melakukan hobi yang sama, kumpul di rumah salah satu diantara mereka secara bergantian, demikian juga pasangan mereka juga ikut bersahabat akrab.
Ditengah kesibukan masing-masing mereka berenam sering meluangkan waktu sekedar minum kopi bersama, melakukan hobi yang sama, kumpul di rumah salah satu diantara mereka secara bergantian, demikian juga pasangan mereka juga ikut bersahabat akrab.
Suatu ketika secara tiba-tiba si pengusaha jatuh sakit dan sakitnya ini gangguan jantung dan harus segera ditangani dokter, tentunya istri pengusaha ini langsung menghubungi rekan suaminya yang adalah dokter spesialis jantung, sang dokter yang merupakan sahabat dekat suaminya sudah berusaha yang terbaik, memberikan pengobatan yang terbaik yang dapat dia lakukan untuk sahabatnya.
Tetapi Tuhan berkehendak lain, pengusaha ini akhirnya meninggal dunia.
Semua ke 5 sahabat almarhum langsung siap membantu keluarga almarhum sahabat mereka hingga acara pemakaman, kelima sahabat almarhum merasakan duka yang sangat mendalam seperti keluarga yang ditinggalkan sahabat mereka.
tiga hari setelah pemakaman, si dokter mencoba menghubungi istri almarhum dan bercerita bahwa sebelum meninggal dunia dialah yang menjadi penjamin seluruh biaya pengobatan almarhum, dan si dokter mengatakan jasa sebagai dokter spesialis jantung akan di gratiskan, namun tagihan lain-lain yang merupakan pengeluaran yang dikeluarkan Rumah Sakit harus tetap dibayar dan diberikan waktu 1 Minggu untuk melunasinya, hanya itu yang bisa dibantu oleh si dokter sahabat almarhum.
Lalu di hari yang sama yang rohaniawan datang untuk memberikan siraman rohani untuk menghibur dan menguatkan istri dan keluarga almarhum dan berkata, saya tidak bisa membantu biaya pengobatan almarhum, saya hanya bisa berdoa buat Ibu dan keluarga dan almarhum agar diberikan Tuhan tempat yang terbaik disisi Nya.
Beberapa hari kemudian datanglah sahabat almarhum yang berprofesi sebagai Bankir dan memberitahu istri almarhum bahwa suaminya ketika hidup meminjam sekian milyar dana untuk mengembangkan bisnisnya melalui bank dimana dia bekerja.
![]() |
| stocksnap.io |
Sang istri almarhum pun tertunduk lesu dan tidak tau harus pakai cara apa menyelesaikan hutang yang sedemikian besarnya sedangkan dia tidak dilibatkan almarhum suaminya dalam menjalankan bisnisnya, bisnisnya terus merugi dan terancam tutup sejak suaminya meninggal, lalu kemudian sahabat almarhum yang Pengacara datang bersamaan dengan sahabat almarhum yang berprofesi sebagai agen asuransi.
Si pengacara datang dan menjelasakan apa yang dia bisa bantu adalah hanya sekedar penangguhan sementara sita aset oleh Bank, dan mengajukan permohonan keringanan dengan cara menyelesaikan utang usahanya dengan bertahap menunggu beberapa aset peninggalan almarhum laku terjual, jika memang tidak pegang uang tunai yang cukup.
Mendengar tawaran ini istri almarhum menangis menitikkan air mata tiada henti sambil memeluk kedua buah hatinya, lalu sahabat almarhum yang berprofesi sebagai agen asuransi tidak dapat lagi menahan dirinya untuk segera menceritakan pesan almarhum kepadanya, dia menceritakan amanah dari almarhum.
Ibu, mohon maaf sebelumnya, saya belum menceritakan hal ini dari kemaren karena saya pikir ibu dan keluarga besar masih sangat dalam duka yang mendalam atas kepergian Suami Ibu yang juga sahabat saya.
Begini ibu, tahun lalu Saya ada bertemu dengan almarhum dan membicarakan sebuah gagasan untuk menciptakan perlindungan aset yang dimiliki almarhum dengan program asuransi jiwa, mengingat almarhum mengagunkan semua surat-surat aset untuk mendapatkan pinjaman sebesar Rp.10 milyar dari bank, guna pengembangan bisnisnya.
Ide tersebut disambut baik oleh almarhum, dan beliau telah mengambil sebuah program di perusahaan saya bekerja dengan total manfaat Rp,15 Milyar, Rp.10 Milyar untuk jaminan pelunasan utang usaha, dan Rp.5 Milyar untuk kebutuhan biaya hidup Ibu dan anak-anak.
![]() |
| Stocksnap.io |
Ibu yang kuat, sabar, dan tabah yah, saya yang akan urus semuanya sampai dananya cair.
Lalu istri almarhum tak kuasa lagi menahan haru mengetahui betapa besarnya cinta suaminya kepadanya dan kepada anak-anaknya dan betapa luar biasanya sahabat almarhum suaminya yang berprofesi sebagai agen asuransi.
Dia berkata dalam hatinya, sungguh ini seperti menemukan mata air dipadang gurun, ini seperti mimpi, sungguh seperti malaikat datang membawa harapan untuk melanjutkan kehidupan yang masih panjang terbentang ke depan, terlebih untuk kedua buah hatinya.
Dalam hatinya terucap, agen asuransi adalah malaikat tanpa sayap, yang semula sahabat almarhum paling Saya hindari, yang paling saya takuti kalau suami saya didekati, yang paling saya tidak harapkan, kehadirannya hanya mengganggu ketenangan saya dan suami saya.
Oh Tuhan maafkanlah saya selama ini, saya sudah salah besar, ternyata agen asuransi inilah yang paling bisa membantu kesusahan saya dan anak-anak di saat seperti ini.
![]() |
| By. Budi Syamsurizal |
Terkadang seseorang melihat sesuatu hal dari sudut pandangnya sendiri, tidak memikirkan dampak yang akan terjadi di kemudian hari, sebuah keputusan yang diambil sekarang, akan menentukan bagaimana yang akan terjadi di kemudian hari.
Bijaksanalah dalam menentukan di masa depan, memilih perlindungan untuk di masa nantinya melalui program asuransi memang terasa berat, namun akan lebih berat lagi jika peristiwa itu hadir di luar perkiraan, seseorang itu tidak memeiliki perlindungan.
Kisah selanjutnya bercerita tentang pengorbanan seorang ibu, dengan harapan akan memberikan motivasi kepada kita, untuk semakin mencintai kepada ke dua orang tua.
~ Seorang Ibu dengan Satu bola mata ~
Ibuku hanya memiliki satu mata.
Ketika aku tumbuh dewasa, aku membencinya karena hal itu, aku benci perhatian tak diundang yang aku dapatkan ketika berada di sekolah.
Aku benci bagaimana anak-anak lain menatapnya dan memalingkan muka dengan jijik, ibuku bekerja dengan dua pekerjaan untuk menafkahi keluarga, tetapi aku justru malu dengan keadaannya dan tidak ingin terlihat sedang bersamanya.
Setiap kali ibu saya datang untuk mengunjungi saya di sekolah, rasanya aku ingin dia menghilang, aku merasakan gelombang kebencian terhadap wanita yang membuat saya menjadi bahan tertawaan sekolah.
Pada suatu waktu, ketika aku ingin melupakan kemarahan ekstrim, aku bahkan pernah mengatakan kepada ibu saya bahwa saya ingin dia mati. Aku benar-benar tidak peduli tentang perasaannya.
Setelah aku tumbuh dewasa, aku melakukan apapun sekuat tenaga untuk menjauhkan diri dari ibuku. Aku belajar dengan keras dan mendapat pekerjaan di luar negeri, jadi aku tidak akan bertemu dengannya.
Ketika aku tumbuh dewasa, aku membencinya karena hal itu, aku benci perhatian tak diundang yang aku dapatkan ketika berada di sekolah.
Aku benci bagaimana anak-anak lain menatapnya dan memalingkan muka dengan jijik, ibuku bekerja dengan dua pekerjaan untuk menafkahi keluarga, tetapi aku justru malu dengan keadaannya dan tidak ingin terlihat sedang bersamanya.
Setiap kali ibu saya datang untuk mengunjungi saya di sekolah, rasanya aku ingin dia menghilang, aku merasakan gelombang kebencian terhadap wanita yang membuat saya menjadi bahan tertawaan sekolah.
Pada suatu waktu, ketika aku ingin melupakan kemarahan ekstrim, aku bahkan pernah mengatakan kepada ibu saya bahwa saya ingin dia mati. Aku benar-benar tidak peduli tentang perasaannya.
Setelah aku tumbuh dewasa, aku melakukan apapun sekuat tenaga untuk menjauhkan diri dari ibuku. Aku belajar dengan keras dan mendapat pekerjaan di luar negeri, jadi aku tidak akan bertemu dengannya.
![]() |
| stocksnap.io |
Namun tidak disangka, ibuku datang untuk mengunjungi rumahku pada suatu hari, wajah bermata satunya membuat anak-anak saya takut, dan mereka mulai menangis, aku marah pada ibuku karena muncul mendadak dan saya melarang dia masuk.
Kemudian aku berkata : “Jangan pernah kembali ke rumah saya dan kehidupan keluarga baru saya..!” aku berteriak, tapi saat itu hanya diam dan meminta maaf, lalu pergi tanpa mampu berkata-kata lagi.
Pada suatu ketika, sebuah undangan untuk reuni sekolah tinggi membawa aku kembali ke kampung halaman setelah puluhan tahun lamanya, aku tidak bisa menolak berkendara melewati rumah masa kecilku dan mampir ke gubuk tua tersebut.
Tetangga saya mengatakan kepadaku bahwa ibuku sudah meninggal dan meninggalkan surat untukku.
Isi surat ibu :
“Anakku sayang :
Ibu harus memulai surat ini dengan meminta maaf karena telah mengunjungi rumahmu tanpa pemberitahuan dan menakuti anak-anakmu yang cantik. Ibu juga sangat menyesal karena ibu adalah wanita yang memalukan dan sumber penghinaan bagimu, ketika kamu masih kecil sampai tumbuh dewasa.
Ibu sudah mengetahui bahwa kamu pasti akan datang kembali ke kota ini untuk reuni sekolah. Ibu mungkin tidak lagi berada di tempat ini ketika nanti kamu datang, dan ibu pikir itu adalah waktu yang tepat untuk memberitahumu sebuah insiden yang terjadi ketika kamu masih kecil.
Tahukah kamu, anakku sayang? Kamu mengalami sebuah kecelakaan dan kehilangan satu mata. Ibu sangat terpukul karena terus memikirkan bagaimana nasib anakku apabila anak ibu tercinta tumbuh hanya dengan satu mata. Ibu ingin kamu dapat melihat dunia yang indah dengan sempurna, jadi ibu memberikan padamu sebelah mata ibu.
Anakku sayang, ibu selalu memilikimu dan akan selalu mencintaimu dari lubuk hati ibu yang terdalam. Ibu tidak pernah menyesali keputusan ibu untuk memberikan mata ibu. Dan ibu merasa tenang ketika ibu mampu memberikan kamu kemampuan untuk menikmati hidup yang lengkap.
![]() |
| stocksnap.io |
Dari : Ibumu tersayang.”
Setelah membaca surat dari ibu, air mataku menetes. Aku sangat menyesal. Diriku selalu menyalahkan diriku sendiri, mengapa dulu aku tidak pernah sedikitpun bersikap baik pada ibu. Aku bahkan tega menghilangkan dirinya dari kehidupanku, padahal ibu selalu ada untuk membantuku.
Pesan Moral :
Jangan pernah anda menyakiti perasaan orang tua. Karena anda tidak pernah tahu apa saja yang telah dilakukan oleh orang tua anda sehingga anda bisa menjadi seperti sekarang. Dan anda tidak akan pernah tahu kapan orang yang anda sayangi akan meninggalkan anda untuk selama-lamanya.
Kisah inspiratif selanjutnya dibawah ini mengangkat dengan tema suatu kebiasaan yang positif yang di ajarkan oleh orang tua, mengenai sikap sederhana dan ringan tangan dalam memberikan bantuan kepada orang yang sangat membutuhkan pertolongan.
~ Mewarisi kebiasaan dan keyakinan ~
Untuk membiayai pendidikannya, seorang anak miskin menjual barang dari pintu ke pintu, suatu hari anak laki-laki ini benar-benar lapar tapi tidak punya uang untuk membeli makanan, dia memutuskan untuk meminta sesuatu untuk dimakan.
Ketika ia mengetuk pintu di rumah berikutnya, seorang wanita muda yang cantik membuka pintu tersebut, anak itu kehilangan keberaniannya, akhirnya dia hanya meminta untuk diberi segelas air, ia terlalu malu untuk meminta makanan, wanita muda tersebut membawakan segelas susu, dengan lahapnya air susu tersebut di minum oleh anak kecil tersebut.
Anak itu bertanya berapa banyak dia berhutang, tetapi wanita tersebut hanya tersenyum dan berkata bahwa "ibunya" telah mengajarinya untuk bersikap baik kepada orang lain, dan ia tidak pernah mengharapkan imbalan apapun.
Anak itupun meninggalkan rumah wanita tersebut, dengan perut penuh dan hati yang penuh kekuatan baru untuk terus melanjutkan pendidikan dan terus bekerja keras, namun setiap kali ia merasa ingin berhenti, ia teringat pada wanita itu, seseorang yang telah menanamkan keyakinan baru dan ketabahan di dalam dirinya.
![]() |
| stocksnap.io |
Kemudian, secara tiba-tiba dokter itu tersadar, dia adalah wanita yang telah memberinya segelas susu bertahun-tahun yang lalu.
Kemudian dokter melanjutkan konsultasi dengan menyediakan wanita itu perawatan yang terbaik dan memastikan dia mendapatkan perhatian khusus, bahkania mengerahkan seluruh kemampuannya sebagai seorang dokter untuk menyelamatkan hidup wanita tersebut.
Setelah lama dirawat di rumah sakit dengan melalui berbagai perawatan, wanita itu akhirnya siap untuk kembali ke rumah, wanita itu sangat khawatir karena akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan pembayaran biaya perawatanya selama di rumah sakit.
Penyakit serius yang dideritanya dan lamanya ia tinggal di rumah sakit telah menghasilkan tagihan yang cukup besar, namun, ketika dia menerima surat tagihan, ia menemukan bahwa seorang dokter telah membayar seluruh tagihannya dan menulis catatan kecil untuknya.
Dari seorang dokter menulis catatan seperti ini :
“Sudah dibayar lunas dengan segelas susu”.
Pesan Moral :
Teruslah berbuat kebaikan di dalam hidup anda. Bantulah orang lain walaupun anda hanya dapat memberikan bantuan kecil. Karena bantuan kecil yang anda berikan sangat berarti bagi orang lain. Percayalah, ketika suatu saat anda mengalami kesulitan, akan datang bantuan dari orang lain. Itulah balasan dari bantuan kecil yang anda berikan di masa lalu.
Semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua, jika di dalam penyusunan kalimat ada yang berlebihan atau keliru, dapat memberikan masukan dan tanggapan di kontak penulis.
< Demikian >
< Demikian >







0 Response to "Kisah Inspiratif"
Post a Comment