Dampak Media Sosial

unsplash

Teknologi informasi khususnya media sosial akhir-akhir ini perkembanganya sangat cepat sekali, dan manfaatnya sangat memudahkan bagi pengguna dalam segala hal, statistik terakhir menunjukkan bahwa hampir setiap orang yang memiliki sosial media memiliki lebih dari satu sosial media. 

Lebih dari 50% pengguna social media adalah dewasa, dimana penyumbang terbesar adalah kaum milenial muda meskipun angka pengguna kaum tua semakin meningkat.

Beberapa penelitian menemukan bahwa semakin muda seorang menggunakan sosial media semakin tinggi kemungkinan seseorang mengalami depresi, bahkan berdampak menurunya kualitas tidur seseorang.

Para peneliti menemukan bahwa rata rata orang pengguna sosial media yang aktif,  60 menit dalam sehari dan mengunjungi aplikasi sosial media, bahkan waktunya di dapati rata-rata 30 kali dalam seminggu.

Semakin sering seseorang mengunjungi sosial media semakin tinggi kemungkinan orang tersebut menderita depresi begitu pula sebaliknya, semakin jarang seseorang menggunakan sosial media semakin kecil kemungkinan mereka menderita depresi.

Namun tidak semua mengalami depresi, tergantung apakah pengguna media sosial tersebut pemain lama atau pemain baru, yang menjadi catatan penting khusus bagi pendatang baru di sosial media, dibandingkan pengguna yang di kategorikan pengguna lama, rata-rata mereka memahami adab dalam bersosial media.

Interaksi yang lama di sosial media bisa menyebabkan seseorang menjadi sulit untuk berkomunikasi di dalam kehidupan nyata mereka, sehingga malah menurunkan interaksi sosial sesungguhnya, membuat seseorang menjadi tidak percaya diri, dan menjadikan mereka tidak lagi peduli atau apatis terhadap lingkungan kehidupan mereka yang sesungguhnya

Menurut organisasi yang melindungi anak dan memerhatikan keluarga, penggunaan sosial media juga sering menyebabkan adanya cyber bullying yang menyebabkan anak bisa menderita depresi dan tidak ingin untuk berinteraksi lagi dengan orang lain karena mereka merasa semua orang tidak suka terhadap mereka.

Penggunaan sosial media yang berlebihan juga mengurangi interaksi antar anggota keluarga dimana sesungguhnya keluarga merupakan tingkat sosial yang terpenting dalam kehidupan manusia.

Untuk menghindari hal hal diatas, kita harus bijak dalam menggunakan sosial media dan tetap mengutamakan interaksi sosial sesungguhnya dengan lingkungan sekitar kita, artinya sebagai orang tua selalu memberikan edukasi yang positif serta memberikan adab yang baik ketika anak-anak di perkenalkan dengan sosial media.

Dampak positif dari media sosial 

Adalah memudahkan kita untuk berinteraksi dengan banyak orang, memperluas pergaulan, jarak dan waktu bukan lagi masalah, lebih mudah dalam mengekspresikan diri, penyebaran informasi dapat berlangsung secara cepat, biaya lebih murah

Dampak Negatif Media Sosial, (Warning)

Gangguan kesehatan fisik, dengan menatap layar gawai terlalu lama terlebih dalam jangka waktu panjang, dapat mengganggu sebagai berikut : 

Kesehatan pada miopi (rabun jauh), menimbulkan gangguan mental, terpapar konten negatif, terpapar hoax, mengganggu relasi, bisa memicu ruang kejahatan.

Bagaimana menyikapi dampak negatif dari sosial media?

Ada beberapa trik yang bisa dikatakan sederhana atau mudah untuk di lakukan, salah satunya di bawah ini :

1. Fokus pada orang di sekelilingmu kita.
2. Matikan notifikasinya.
3. Hapus akun yang tak digunakan. 
4. Perbanyak sosialisasi di kehidupan nyata.
5. Bersihkan daftar “Friends” and “Follow” 
6. Cari Kegiatan lain yang positif
7. Gunakan secara bijak jika memerlukan media sosial
8. Selalu batasi penggunaannya (durasi waktu online).

Terkadang pemain atau pengguna baru bahkan pemain lama media sosial, salah penafsiran atau mengartikan apa itu media sosial, seperti yang diketahui bahwa media daring yang digunakan satu sama lain oleh para penggunanya untuk mudah berpartisipasi, berinteraksi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Tanpa batas dalam pengertian harus memperhatikan sikap dan adab baik itu dalam menyajikan sebuah kisah, maupun kalimat, tanpa batas juga terkadang di salah artikan dengan memberikan informasi yang salah atau berita hoax dengan harapan ingin terkenal atau populer.

jadi kesimpulanya jadikan teknologi sosial media sebagai wadah tempat memberikan ide atau gagasan, baik itu dalam bentuk opini maupun aspirasi atau berupa kreatifitas, dimana semuanya tidak di bungkus oleh kepentingan pribadi atau pun kepentingan tertentu.

Jadikan sosial media sebagai tempat penghubung bagi keluarga, teman atau relasi yang jauh untuk berinteraksi, dan terakhir sebelum memberikan berita atau yang lain nya di media sosial, teliti dulu kebenaranya sebelum di kirim di sosial media.

< Demikian >
Budi Syamsurizal Orangnya supel, suka bergaul, selalu terbuka untuk berbagi dalam hal yang positif, senang mengikuti seputar literasi teknologi yang berbasiskan digital marketing.

0 Response to "Dampak Media Sosial"

Post a Comment

Budayakan membaca hingga selesai, komentar yang tidak relevan di anggap spam, Terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel